Ariya Hidayat – Teknik Presentasi yang Memikat | BukaTalks



Bagaimana sih teknis presentasi yang memikat? Menurut Ariya Hidayat (Software Provocateur), kesalahan fatal dalam membuat presentasi adalah justru membuka power point dan langsung membuat presentasi.

Hal itu bukanlah teknik presentasi yang memikat. Landasan penting dalam membuat presentasi adalah dengan menggunakan rumus ‘setelah presentasi ini setiap orang akan…’, karena saat menyampaikan presentasi, tujuan yang ingin dicapai adalah setiap yang mendengarkan juga mendapatkan manfaat.

Dalam BukaTalks edisi Collaborative Ecosystem in the Workplace, Ariya Hidayat (Software Provocateur) akan menjelaskan lebih mendalam mengenai teknik presentasi yang memikat dan cara memilih teks yang tepat saat membuat presentasi.

Sehingga, kamu bisa mendapat inspirasi baru dalam meracik presentasi dengan gaya yang sedikit berbeda dan bisa menyampaikannya dengan penuh semangat dan percaya diri. Penasaran seperti apa? Tonton videonya sekarang!
—————————————————————————————————–
BukaTalks : BukaTalks adalah sebuah inisiatif dari Bukalapak untuk membangun wadah bagi para kreator dan inovator untuk berbagi cerita inspiratif bagi kaum muda, dalam format diskusi yang diadakan rutin setiap bulannya.

Tema BukaTalks dibuat beragam, mulai dari teknologi hingga kesenian, dengan menghadirkan topik dan narasumber yang dapat membuka mata penonton dan memberikan perspektif baru.
—————————————————————————————————-
Subscribe: http://bl.id/subs-bukalapak

BukaTalks – Collaborative Ecosystem in the Workplace: https://www.youtube.com/playlist?list=PLzMtIVEHDtNoSm9Hyy_GJrJ84cDBNth5F

Video #BukaTalks lainnya: https://www.youtube.com/watch?v=YfCUBLzDG04&list=PLzMtIVEHDtNqirMVMEh63Or3g3nkMRbkr

Website: https://www.bukalapak.com/

Download Aplikasi Bukalapak di sini
iOS: https://itunes.apple.com/id/app/bukalapak-jual-beli-online/id1003169137?l=id
Google Play: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.bukalapak.android

Like / Follow Social Media Bukalapak:
Facebook – https://www.facebook.com/Bukalapak
Twitter – https://www.twitter.com/Bukalapak
Instagram – https://instagram.com/bukalapak
Google Plus – https://plus.google.com/+bukalapakdotcom
Forum Komunitas – https://komunitas.bukalapak.com
Stack Overflow – https://stackoverflow.com/jobs/companies/bukalapak
LinkedIn – https://www.linkedin.com/company/pt-bukalapak-com

source

You May Also Like

50 Comments

  1. RINGKASAN
    Kalau curhat, pendengar diharapkan hanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh pembicara, tidak memberikan ide-ide atau komentar. Kalau presentasi, pendengar malah diharapkan mendapatkan manfaat (ABG) untuk dirinya sendiri dari presentasi.

    3 Framework:

    1)Bahan.
    -Jendela untuk pendengar mengenali cerita yang akan dibawakan.
    -Harus menarik atau pendengar akan tertidur. Contoh presentasi yang membuat tidak tertarik: kebanyakan kata-kata.
    -Hal yang harus dilakukan adalah menambahkan bahan yang akan mudah diingat pendengar yaitu berupa gambaran visual.
    -Semakin sedikit semakin bagus karena semakin mudah untuk diingat.

    2) Kemasan.
    -Keringkasan, kerenyahan dan juga metode penyampaian yang penuh percaya diri.
    -Untuk menyampaikan sesuatu, harus sesingkatnya untuk menghargai waktu orang .
    -Untuk mendapatkan versi terpendek dari materi yang ingin disampaikan diperlukan latihan supaya dapat diketahui apa yang dapat dieliminasi sehingga materi menjadi sepadat-padatnya.
    -Penyampaian harus renyah yaitu mempertahankan presentasi supaya tetap menarik karena perhatian pendengar semakin lama akan semakin menurun sehingga perlu menaikkan perhatian mereka harus diberikan sesuatu yang interaktif seperti pertanyaan, lelucon atau cerita pribadi.
    -Kata penutup juga harus renyah dengan meringkas presentasi supaya pendengar ingat akan apa yang telah mereka dapatkan (ABG).

    -Untuk menyampaikan dengan percaya diri harus memperhatikan bahasa tubuh (berdiri tegak, jangan bergerak seperti setrikaan, dan jangan membuat posisi defensif) , kontak mata (kepada pendengar bukan 3 L, lantai, layar, langit) dan kelancaran bertutur (tidak menggunakan speech filler).
    -Kalau sudah terpenuhi ketiganya, tidak akan mengalami demam panggung lagi.

    3) Polesan.
    -Untuk terus menaikkan kualitas.
    -Latihan itu penting supaya semua jadi alami.
    -Harus melatih sampai kita puas dengan hasilnya.
    -Boleh latihan sendiri dengan simulasi (bisa di rekam), atau latihan di depan orang untuk mendapat feedback dari orang.

  2. Cari:
    1. Bahan
    Kata kunci
    Visual yg mewakilkan
    Grafik
    Kutipan yg d modifikasi
    Semakin sedikit semakin bagus (jgn keramean)
    Tujuan presentasi: setelah presentasi org lain bisa ingat
    2. Promosi
    Ringkas (jgn bertele-tele) versi piramid, sering latihan
    Renyah (agar menarik dan mempertahankan perhatian),
    Percaya diri
    – bahasa tubuh (berdiri tegak, jgn membuat posisi defensiv)
    – kontak mata (fokus ke audiens jgn layar or lain) audiens dibagi supaya kebagi rata
    – tutur bahasa (kelancaran bertutur kata, perhatikan kata penghubung/ speech filler)

    Insyallah gk ada lg demam panggung.

    Mau ngomong apapun jika dianggap musuh pasti ketakutan.
    Caranya dengan latihan, dan simulasikan supaya menjadi gerakan otomatis. Cari feedback juga lalu evaluasi.
    Melihat video anda sendiri.

  3. dari konten ini dapat kita ringkas menjadi 11 detik : kita harus mempelajari isi presentasi kita, kuasai lokasi dan konten "punchline" dari inti presentasi. Jangan sekali kali menulis semua yg akan kita presentasikan, visualisasikan dengan animasi maupun gambar. Serta hindari penggunaan kata hubung yg berulang misal lalu, kemudian, honestly, literally, dll agar penonton tidak bosan mendengar kita. Thank you , CMIIW..

Leave a Reply

Your email address will not be published.