dr. Tirta Kritik Pemerintah: Komunikasi Publik Harus Diperbaiki! Begini Reaksi Luhut



Jakarta, tvOnenews.com – dr. Tirta Mandira Hudhi terang-terangan mengungkapkan kritik berdasarkan bukti lapangan yang ditemukan sendiri olehnya. Dia mengomentari cara komunikasi pemerintah kepada masyarakat yang dinilai kurang baik.

source

You May Also Like

43 Comments

  1. suami q sakit sweb sampei 4x..hasilnya negatif..pindah rs sampei 3x tiap sweb negatif.dan pd akhirnya suami q meninggal…tp anehnya…g boleh plg k rumah..suami q d jaga ketat sampei pemakaman..trus d kampung semua ngatain suami q kena covid. jujur…Hati ini menjerittt

  2. "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"
    "TIRTA THE NEXT PRESIDEN"

  3. Mantep
    Kritik + usul solusi,
    Nyampeinnya jelas ga muter2. Ketauan mna yg tau kondisi smpe k lapangan dan mana yg engga

  4. NIKMATI SAJA COVID 19….KALAU PERLU SEMUANYA KENA ORANG INDONESIA KENA ….BIAR NGERASAIN APA ITU COVID 19….NIKMATI …..SEPERTI SAYA …SUDAH MASUK ICU…..

  5. Tolong Gub Anies cerdas sedikit, Jangan samakan Pilkada dgn Kerumunan HRS !!
    ▪︎ PILKADA itu adalah kegiatan konstitusi suatu Negara yg menjadi amanah UUD, amat sangat penting utk alokasi APBD demi lancarnya roda Pemerintahan Daerah yg sah. Kerumunan Pilkada juga aman, tidak lebih dari 100 an orang per TPS, karena tersebar luas di ribuan TPS ! tidak akan ada konsentrasi kerumunan masal di satu kota. Prokes Covid-19 3M Pilkada juga diawasi ketat Bawaslu, Polisi dan TNI jadi pasti jaga jarak dan memakai masker.
    👉 Beda jauuuh dgn kerumunan pernikahan putri HRS dan penjemputan HRS yg diklaim dihadiri jutaan orang, banyak yg tanpa masker. Mereka berdesakan utk acara pribadi HRS yg tidak ada manfaatnya bagi Bangsa dan Negara, jelas kerumunan FPI 212 ini melanggar PERDA DKI dan bahkan menimbulkan kerugian bermilyar milyar bagi banyak pihak, bandara rusak, jalanan macet total, 28 pesawat delay dstnya !

  6. Telek lah cek cofid rapidtes di lab bayar 3jt.. Byar mahal2 cuma dapat secarik kertas bebas cofid. Mending 3 juta buat makan krna cari makan aja susah. Sial

  7. Mohon maaf sebelumnya,
    Di menit² terahir membahas soal donal tram masalah hasil repites yg hnya 3 hari,
    Sekarang pertanyaan : ngapain ngurusin donal tram negara lain, sedangkan negara indonesia sendiri masih kualahan menghadapi COVID-19 ,
    Lain kali apa bila mau mengasih pertanyaan alangkah baiknya di pahami terlebih dahulu,
    Saya bukan membela DR.Tirta atau siapa, karna ga masuk akal aja, sini lgi bahas masalah indonesia nyambungnya ke negara lain 🙈🙈🙈
    Dan satu lgi sya percaya adanya Virus Covid-19 , tpi selama saya mulai mencari info dari satu daerah ke daerah lain sampai kampung sya sendiri,
    Alhamdulillah aman, walau masih bnyak kejanggalan² ini antara adanya virus covid-19 atau juga permainan dari pihak yg mempunyai titel yaa gtu sih mohom bantuannya info yaaa

  8. Dulu waktu saya masih smp di jawa timur. Waktu demam cuma di tanya sekolah di mana.. Punya identitas saya bilang blm jadi, tp gk bayar.. Cuma beli obat 8000 rupiah,
    Cuma di tanya, punya IRM (IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH)
    KITA udah punya ktp, masih di tanya umum / bpjs apa kesehatan itu milik bpjs..knp gk cukup ktp saja,
    Bukankah biyaya buat kartu bpjs bisa buat berobat, trs banyar pegawai bpjs blm klo di korupsi.
    Bpjs buang" biyaya.
    apa klo ada, ktp gk cukup untu k berobat, brengsex negara ini

  9. Yg udah2 udahlah…yg d bahas ksalahan terus…rapid salah ya tdak salah,karna kita ngmong ya gampang,tpi lihat kemampuan negara…knpa c,g enak ap klau smua hanya solusi,solusi ja,g nyalahin terus,capek dnger nya🤭🤭😂😂

Leave a Reply

Your email address will not be published.